Bagaimana Teknik Alexander Bisa Menambah Manfaat Pijat Refleksi

Bagaimana Teknik Alexander Bisa Menambah Manfaat Pijat Refleksi

Nyeri setelah beberapa kali pijat refleksi itu wajar. Namun, bila nyeri tersebut berlanjut atau bahkan menjadi semakin parah, maka mungkin saja ada yang salah dengan rutinitas terapi Anda selama ini. Kesalahan yang paling sering dilakukan orang pijat adalah tidak merilekskan badannya setelah pijat.

Padahal, merilekskan badan dapat dilakukan dengan teknik Alexander yang mudah ini lho!
• Bukannya Pijat Membuat Tubuh Lebih Rileks?
Pijat memang bisa membuat badan lebih rileks dan segar. Namun, tergantung tipe pijatan yang Anda dapat, bisa saja badan malah semakin menegang setelah dipijat. Hal ini lebih mungkin terjadi bila Anda memiliki nyeri akut kemudian pergi pijat untuk menghilangkan rasa nyeri tersebut – karena rasa sakit muncul saat bagian yang nyeri dipijat, badan malah semakin menegang.

Lalu, apa gunanya pijat kalau badan akan tegang juga? Ingat, tidak semua pijatan berdampak buruk – pijat juga bisa membuat rileks. Namun, apabila badan nyeri berkelanjutan setiap kali pijat, Anda harus merilekskan tubuh sendiri. Teknik yang paling jitu untuk merilekskan badan adalah teknik Alexander.

• Memijat Dengan Teknik Alexander
Bagi Anda yang sudah rutin atau berencana melakukan pijat refleksi, teknik Alexander akan sangat berguna untuk mendampingi rutinitas tersebut. Pasalnya, tubuh yang rileks akan lebih mudah menyerap manfaat dari pijat refleksi, sehingga hasilnya akan lebih cepat nampak. Anda dapat menggunakan teknik Alexander sebagai pendamping pijat refleksi dengan melakukan tiga latihan dibawah ini :

  • Cobalah tiduran terlentang di lantai. Gunakan alas yang datar dan keras untuk kepala (seperti kursi kecil, buku, dll.) Jangan lupa untuk menekuk lutut hingga telapak kaki datar diatas lantai. Kemudian, keluarkan udara melalui mulut sembari membisikkan ‘a’ sampai napas habis. Lalu, tutup mulut dan tarik napas menggunakan hidung. Ulangi proses ini selama 10-15 menit.
  • Saat melakukan aktifitas dengan tangan, bayangkan Anda hanya menggunakan jari Anda saja. Walau hanya membayangkan, pikiran ini akan berubah menjadi sugesti saat menggerakkan tangan. Dengan begitu, tubuh secara otomatis hanya akan menggunakan otot yang perlu dipakai saat tangan bergerak.
  • Lakukan latihan duduk-berdiri. Saat akan duduk, pastikan Anda mendarat dengan sendi pinggul, bukan pinggang bawah, dan jatuhkan beban tubuh setelah pinggul sudah berada di atas kursi. Kemudian, saat bangun, angkat beban badan melalui sendi pinggul, bukan leher atau bagian badan lainnya. Latihan ini dapat dilakukan kapanpun saat Anda perlu duduk dan berdiri.
    Ya, walaupun pijat bisa membuat badan lebih rileks, terkadang pijat saja tidak cukup apalagi bila muncul rasa nyeri setelahnya. Maka dari itu, kita sendirilah yang harus inisiatif melatih diri untuk bisa rileks. Dengan tubuh yang rileks, manfaat pijat refleksi bisa masuk ke tubuh dengan lebih baik.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *