Praktik Teknik Alexander Di Rumah Untuk Mengobati Nyeri Punggung

Mengobati Nyeri Punggung

Nyeri punggung memang bisa merepotkan, apalagi kalau Anda tidak merasa baikan setelah rutin olahraga, minum suplemen, dan pijat refleksi. Namun, jangan putus asa – nyeri punggung dan nyeri otot lainnya dapat disembuhkan dengan mudah melalui teknik Alexander, lho! Yuk, mari coba empat latihan teknik Alexander yang bisa dilakukan di rumah:

Mengobati Nyeri Punggung

• Finger Rule
Coba gerak-gerakkan tangan Anda, apakah Anda bisa merasakan otot-otot besar tangan mengencang? Bila jawabannya iya, berarti Anda memberikan terlalu banyak tekanan saat bergerak daripada yang sebenarnya dibutuhkan. Bila dilanjutkan, bisa-bisa otot tangan, dada, punggung, atau leher tertarik tanpa sengaja.

Nah, untuk menghindari hal ini, coba bayangkan Anda hanya menggerakkan jari saja saat melakukan aktifitas dengan tangan. Bayangan tersebut akan memberikan sugesti kepada pikiran sehingga tangan tidak melakukan tekanan yang tidak harus dilakukan.

• Duduk
Duduk pun ada seninya dalam teknik Alexander. Seringkali, orang yang ada  menggunakan punggung belakang untuk duduk dan langsung menurunkan badan dengan berat tubuhnya. Padahal, cara ini bisa memberikan tekanan pada punggung, leher, dan bokong. Untuk menghindari hal tersebut, pastikan Anda mendarat dengan sendi pinggul dan tidak langsung menurunkan berat tubuh ke kursi saat akan duduk. Setelah bokong diatas kursi, barulah berat tubuh dapat dilepaskan.

• Berdiri
Saat berdiri dari posisi duduk, jangan tarik berat tubuh dengan leher. Sebaliknya, rilekskan leher dan biarkan berat tubuh turun ke tulang duduk. Nah, saat akan bangun, dorong dulu lutut ke belakang agar pinggung terdorong juga. Kemudian, angkatlah berat tubuh dengan sendi pinggul. Dengan begitu, kita tidak akan membebani leher dan punggung saat berdiri dan dapat menemukan keseimbangan dengan mudah.

• Constructive Resting
Tiduran juga bisa membantu Anda rileks, lho. Dalam teknik Alexander, Anda bisa merilekskan diri dengan tidur terlentang diatas lantai dengan telapak kaki menempel dilantai. Latihan ini tidak perlu perhatian khusus – cukup berbaring dengan kepala beralaskan sesuatu yang keras dan datar (buku misalnya) selama 10-15 menit.

• “Ahh”
Untuk meregangkan otot disekitar rahang, teknik Alexander mengajukan kita untuk membisikkan “Ahh” sembari mengeluarkan napas dari mulut. Berbeda dengan “Haa” yang mengeluarkan napas dengan cepat dan pendek, “Ahh” membiarkan kita mengikuti angin yang keluar secara perlahan.

Cukup keluarkan napas dengan cara yang dianjurkan, tutup mulut tanpa menyatukan rahang, tarik napas melalui hidung, kemudian ulangi prosesnya. Latihan ini dapat dilakukan kapan saja, namun lebih optimal saat dilakukan sembari constructive resting.
Tidak hanya nyeri punggung, pegal-pegal dan sakit badan apapun akan lenyap setelah rutin latihan menggunakan teknik Alexander. Dijamin, Anda akan lebih rileks dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Agar hasilnya lebih optimal, Anda bisa booking sesi pijat refleksi dengan tukan pijat yang memiliki sertifikat teknik Alexander.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *